Rabu, 23 Mei 2012
Maaf. Kalau aku intropert
H :"Knapa mty nggak pernah cerita bapak nikah lagi"
"mty nggak pernah cerita ma hada tentang keluh kesah mty"
M: "Mty malu da!"
H:"Knapa malu ma hada. Kita bukannya udah kenal cuma 1 2 hari. Memangnya hada ini siapa"
" Jangan sampe orang yang sayang sama mty pergi ninggalin mty gara-gara mty terlalu menutup diri"
_ _ _ _
M :"suli, memangnya kakak intropert y? intropert itu gimana sih?"
S : "intropert itu orang yang selalu memendam kak. nggak mau menceritakan.
M: "terus kakak?"
S :^-^
_ _ _ _
M: "icha,mty intropert y?"
I :"Iya"
M :....
I: "Terus kenapa kalau mty intropert. Dulu icha ngerasa kenapa mty nggak mau cerita ma icha.Tapi lama-lama icha ngerti la, mungkin mty lebih nyaman dengan kediaman mty. Tapi kalau mty udah nggak tahan kali, pasti mty cerita juga ma icha.^^"
Maaf...Aku bukan orang yang suka bercerita dengan suara. Terkadang sulit untukku mengucapkan apa yang ada dalam hatiku. Kesalku,sedihku, masalahku kadang ku fikir tak perlu ku bagi dengan orang lain. Aku takut itu hanya membebani kalian. Bukan karena kalian tidak spesial,tidak ku butuhkan,atau tidak ku percaya untuk menyimpan rahasiaku.Tapi ku fikir ada sisi diriku yang tak penting untuk kalian tau.itu tidak penting untuk kalian. Tapi karena itu pula kalian malah merasa tidak dihargai, tidak spesial,tidak dipercaya. Maaf....
Aku dilahirkan dari ibu yang sangat amat pendiam. kalau tak percaya, tanya semua tetangga..^^
Kalau marah. Menjauh.Lalu diam.Itulah almarhumah ibuku.
dan ku rasa aku mewarisi sifat itu. dan aku nyaman seperti itu.
Maaf kalau karena kenyamanan ku. Kalian menjadi merasa tidak spesial,tidak dibutuhkan, atau tidak dihargai.
Maaf...
Terkadang saat kesal atau amarahku meluap. Aku menagis berjam-jam di kamar, sambil menggegam erat qur'an unggu kecilku. Berkhayal kalian ada di dekatku. Tapi ku yakin saat itu Allah sedang memelukku.
Membaca firman Nya. selalu menenangkan hatiku.
Setelah itu, ku hapus air mtaku.
Bahkan dulu saat aku kesal atau marah, Aku sering memukul dinding yang terdekat denganku, makanya ruas jari tengah tangan kananku suka lecet ^^. Tapi ini sudah jarang ku lakukan.
Maaf....kalau cara ku mengatasi emosiku membuat kalian merasa tidak spesial,tidak dibutuhkan, tidak dipercaya.
Maaf....
Kalian mungkin tak pernah merasa begitu berharga bagiku.
Kalian salah. Kalian begitu berharga, spesial,dan aku butuh kalian.
Aku butuh kalian.
Maaf....
"mty nggak pernah cerita ma hada tentang keluh kesah mty"
M: "Mty malu da!"
H:"Knapa malu ma hada. Kita bukannya udah kenal cuma 1 2 hari. Memangnya hada ini siapa"
" Jangan sampe orang yang sayang sama mty pergi ninggalin mty gara-gara mty terlalu menutup diri"
_ _ _ _
M :"suli, memangnya kakak intropert y? intropert itu gimana sih?"
S : "intropert itu orang yang selalu memendam kak. nggak mau menceritakan.
M: "terus kakak?"
S :^-^
_ _ _ _
M: "icha,mty intropert y?"
I :"Iya"
M :....
I: "Terus kenapa kalau mty intropert. Dulu icha ngerasa kenapa mty nggak mau cerita ma icha.Tapi lama-lama icha ngerti la, mungkin mty lebih nyaman dengan kediaman mty. Tapi kalau mty udah nggak tahan kali, pasti mty cerita juga ma icha.^^"
Maaf...Aku bukan orang yang suka bercerita dengan suara. Terkadang sulit untukku mengucapkan apa yang ada dalam hatiku. Kesalku,sedihku, masalahku kadang ku fikir tak perlu ku bagi dengan orang lain. Aku takut itu hanya membebani kalian. Bukan karena kalian tidak spesial,tidak ku butuhkan,atau tidak ku percaya untuk menyimpan rahasiaku.Tapi ku fikir ada sisi diriku yang tak penting untuk kalian tau.itu tidak penting untuk kalian. Tapi karena itu pula kalian malah merasa tidak dihargai, tidak spesial,tidak dipercaya. Maaf....
Aku dilahirkan dari ibu yang sangat amat pendiam. kalau tak percaya, tanya semua tetangga..^^
Kalau marah. Menjauh.Lalu diam.Itulah almarhumah ibuku.
dan ku rasa aku mewarisi sifat itu. dan aku nyaman seperti itu.
Maaf kalau karena kenyamanan ku. Kalian menjadi merasa tidak spesial,tidak dibutuhkan, atau tidak dihargai.
Maaf...
Terkadang saat kesal atau amarahku meluap. Aku menagis berjam-jam di kamar, sambil menggegam erat qur'an unggu kecilku. Berkhayal kalian ada di dekatku. Tapi ku yakin saat itu Allah sedang memelukku.
Membaca firman Nya. selalu menenangkan hatiku.
Setelah itu, ku hapus air mtaku.
Bahkan dulu saat aku kesal atau marah, Aku sering memukul dinding yang terdekat denganku, makanya ruas jari tengah tangan kananku suka lecet ^^. Tapi ini sudah jarang ku lakukan.
Maaf....kalau cara ku mengatasi emosiku membuat kalian merasa tidak spesial,tidak dibutuhkan, tidak dipercaya.
Maaf....
Kalian mungkin tak pernah merasa begitu berharga bagiku.
Kalian salah. Kalian begitu berharga, spesial,dan aku butuh kalian.
Aku butuh kalian.
Maaf....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
3 komentar:
heumm . .kebalikan saya nih, kalau saya cenderung ke extrovert, capek soalnya jadi introvert.
:D
tapi memang terkadang antara extrovert-introvert itu harus imbang, karena tidak selamanya diam itu emas dan tong kosong nyaring bunyinya.
:)
salam kenal dari faizulfikri ya.
ditunggu kunjungan baliknya.
^^
^^ kdang pngen bs extrvert.tp iy,mstinya twadzun yah...
Saya juga terkesan introvert kata sebagian orang.
Tapi lambat laun makin ekstrovert, Ty :))
Ayo semangaaaaat ^_^
Cheers...
Posting Komentar